SUARA UNTUK NEGERI - MENUJU NYANYIAN RAYA


Selasa, 04 Juni 2013

Terbentuknya Surabaya Community Kota Tarakan, langsung mendapat respon positif berbagai kalangan, khususnya sesama komunitas. Sambutan baik tersebut hadir dari Ormas Oi (kelompok Oi Khatulistiwa, Oi Afatar), Skuter Tarakan Club dan lainnya.

Perwakilan Oi Khatulistiwa kota Tarakan, Indra mengakui, pihaknya sangat menyambut positif kehadiran  Surabaya Community yang mengusung misi sosial. “Dengan banyaknya komunitas yang hadir di kota Tarakan, kita berharap bisa terjalin keakraban yang baik atara sesama komunitas, suku, agama dan lainnya, demi terwujudnya Kota Tarakan yang lebih baik kedepan,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Catur-Sekretaris Skuter Tarakan Club. Skuter Tarakan Club menyambut baik dan memberikan aperesiasi kepada semua organisasi atau komunitas apapun yang hadir di kota ini.

“Karena, kita tahu hadirnya mereka itu, pasti akan mampu memberikan warna di setiap kegiatannya di kota Tarakan, sehingga lahirnya Surabaya Community bisa menjadi tambahan teman baru bagi kami,” akunya.

Catur juga berharap, pihaknya dapat bekerja sama baik dengan Surabaya Community dalam banyak hal, khususnya pada kegiatan sosial.

“Banyak kegiatan yang bisa kita sharing antara STC dan Surabaya Community, seperti Bakti Sosial dan lainnya,” terangnya.

Viking Bandung dan Surabaya Community, adalah saudara sejak dulu. “Jadi dengan lahirnya Surabaya Community di kota Tarakan ibaratnya kami menemukan saudara lama yang telah lama tak bersua,” ungkap salah satu perwakilan viking Bandung Tarakan, Black.

Dengan adanya undangan deklarasi Surabaya Community, kata Black menjadi suatu kebanggaan tersendiri buat Viking Bandung untuk mensupport sepenuhnya kegiatan tersebut. “Apapun kegiatan yang dilakukan Surabaya Community pasti Viking Bandung akan mensupportnya,” tegasnya.

Viking Persib adalah suporter Indonesia dari Persib Bandung, yang juga telah hadir di Tarakan sekira 2 tahun lalu.

Terkait acara deklarasi Surabaya Community Tarakan yang akan dilaksanakan pada, Selasa (4/6) hari ini. Piyu, Padi dijadwalkan tiba pagi ini, untuk kemudian diarak keliling kota, melintasi beberapa ruas jalan protokol dengan rute Jalan Mulawarman, Yos Sudarso, Gunung Lingkas, Kusuma Bangsa, Markoni dan kembali ke tempat acara di gedung Gita Jalatama.

Kemudian, malam harinya, sebelum acara deklarasi, terlebih dahulu dilaksanakan acara ramah tamah bersama Piyu. “Surabaya Community ini merupakan transformasi baru dari Bonek (Bondo Nekat). Tapi, selama ini Bonek itu diidentikkan dengan kesan anarkis dan tak teratur. Untuk itu, kami berinisiatif mengubah citra itu lewat sebuah komunitas baru yang lebih berjiwa sosial kemasyarakatan,” ungkap Sekretaris Surabaya Community Tarakan, Avib Rudal.

“Di sini kami ingin merubah mind set segenap masyarakat bahwasanya Bonek yang ada di Tarakan, beda dengan Bonek yang sebelumnya dikenal masyarakat. Bonek dalam Surabaya Community ini, lebih sopan, lebih bermasyarakat dan memiliki jiwa sosial yang tinggi yang ditunjukan dengan berbagai kegiatan kemanusiaan yang telah dilaksanakan seperti memberikan bantuan kepada korban kebakaran Selumit Pantai,” urai pria yang kerap disapa cak Avib ini.

Keanggotaan Surabaya Community Tarakan ini juga tak melulu diisi warga Surabaya, tapi juga masyarakat Tarakan dari beragam etnis dan budaya, dengan kewajiban utama aktif berinovasi dan berkreasi. Jadi, pada dasarnya komunitas ini terbuka kepada siapa saja yang ingin berkreatifitas secara positif didalamnya. Hal inilah yang membuat komunitas ini mendapat banyak sambutan positif dari berbagai lapisan masyarakat kota Tarakan.

 “Pemerintah setempat seperti Lurah Pamusian juga telah memberikan dukungan sepenuhnya ketika beliau telah memberikan izin kepada kami untuk membuka sekretariat di wilayahnya,” terangnya. (adv/ant/ica)

(sumber ; Harian Radar Tarakan)

 

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Salam Oi...
BPK Oi Tarakan